Aveneu Park, Starling, Australia

Kepner-Tregoe lebih dari empat dekade yang lalu sebagai

Kepner-Tregoe
adalah suatu perusahaan yang didirikan oleh Dr. Charles Kepner dan Dr. Benjamin
Tregoe. Kepner-Tregoe adalah sebuah perusahaan yang menganalisa dan
mengembangkan proses berpikir untuk aplikasi bisnis. Kepner-Tregoe muncul lebih
dari empat dekade yang lalu sebagai pemimpin dalam industri pelatihan yang
berfokus pada kebutuhan kritis akan pelatihan dalam pemecahan masalah dan
pengambilan keputusan. Selama 60 tahun Kepner-Tregoe telah membangun jaringan
kantor di seluruh dunia dan telah memperbaiki praktek pengelolaan ribuan
organisasi. Perusahaan Kepner-Tregoe adalah yang pertama memperkenalkan konsep
“train-the-trainer” yang dikembangkan untuk mentransfer pendekatan kepada
klien. Sejak pendiriannya, perusahaan Kepner-Tregoe telah melampaui batasan
organisasi, industri, dan nasional untuk membantu pebisnis mengembangkan dan
menerapkan keterampilan berpikir kritis dalam ekonomi global yang serba cepat.

Menurut
kepner-Tregoe, software dan template tidak memecahkan masalah, yang memecahkan
masalah adalah orang. Kepner-Tregoe memberikan kombinasi antara layanan
pelatihan dan konsultasi yang dirancang khusus untuk mengatasi permasalahan dan
mengatasi tantangan organisasi secara permanen. Kepner-Tregoe ini merupakan
perusahaan jasa yang membantu para pebisnis untuk mengembangkan bisnisnya di
era globalisasi sekarang ini. Melalui pendekatan yang sistematis dan
dokumentasi data yang mereka miliki, Kepner-Tregoe memberikan solusi yang
efektif dan berkualitas sekaligus mengurangi biaya keseluruhan yang dikeluarkan
suatu organisasi. Perusahaan Kepner-Tregoe ini memiliki konsultan-konsultan
senior dan handal di bidangnya masing-masing.

We Will Write a Custom Essay Specifically
For You For Only $13.90/page!


order now

Berpikir
sebagai Proses adalah cara Kepner-Tregoe melihat perkembangan organisasi. Proses
berpikir Kepner-Tregoe ini mengambil metode KT Clear Thinking yang befokus dan
konsisten, menganalisis akar penyebab masalah, menganalisis situasi agar dapat
menemukan solusi, serta kesamaan strategi untuk menuntun manajemen proyek dan
bekerja sama dengan tim. Bagian integral dari KT Clear Thinking adalah
prioritas dan penilaian proses dan operasi yang akurat.

“apa yang kita ketahui menjadi apa
yang anda ketahui”. Solusi yang diberikan oleh
Kepner-Tregoe bersifat sistematis dan manusiawi. Perusahaan Kepner-Tregoe
memberi kepercayaan kepada masyarakat untuk tampil di bawah tekanan. Kepner-Tregoe
berfokus pada membangun kemampuan suatu organisasi sehingga peluang dan masalah
yang ada di masa depan dapat di tangani dengan cepat. Kepner-Tregoe adalah wadah
untuk suatu organisasi berkonsultasi, melatih melalui perubahan, menerapkan
hal-hal yang telah diberikan oleh KT, membangun keterampilan dan kemampuan
dalam menyelesaikan masalah secara cepat, melakukan perencanaan yang cerdas,
mengambil keputusan, dan mengelola efektivitas secara berkelanjutan.

Kepner-Tregoe
membantu organisasi berjalan dengan lebih efesien. Sebagai studi kasus, Kepner-Tregoe bertanggung jawab atas kemampuan
berpikir yang membuat Apollo 13 kembali ke bumi dengan keadaan selamat.
Salah satu aspek yang dilakukan dari Kepner-Tregoe yang paling menarik adalah
pengukur ROI. Proses yang dilakukan Kepner-Tregoe adalah tentang logika dan
struktur. Oleh karena itu, hasilnya ada dalam penghematan waktu, penggunaan
sumber daya yang lebih cermat atau cerdas, mengurangi kesalahan, operasi yang
tidak terganggu, dan keuntungan yang lebih tinggi.

“Proses yang bernilai plus membuat
pengalaman menjadi sempurna”. Kunci kesuksesan
klien dari Kepner-Tregoe adalah metodologi ini, yang diciptakan lebih dari ½ abad
yang lalu dan disempurnakan selama bertahun-tahun.

Sekitar
60 tahun yang lalu, Kepner-Tregoe memecahkan kode untuk memahami apa yang
bagaimana cara memecahkan masalah yang menakjubkan. Mereka menyebutnya proses
KT Clear Thinking. Sejak saat itu, mereka telah membawa metodologi KT Clear
Thinking ini ke jutaan pemecah masalah di seluruh dunia.

KT
Clear Thinking meliputi :

·       
Analisis Masalah – lakukan analisis akar
penyebab pada masalah yang kompleks.

·       
Analisis Keputusan – membuat keputusan
sulit selaras dengan prioritas operasional.

·       
Penilaian Situasi – mengidentifikasi dan
merencanakan resolusi isu-isu prioritas tinggi.

·       
Analisis Masalah atau Kesempatan
Potensial – memahami dan secara proaktif mengelola resiko dan peluang yang ada.

KT
Clear Thinking bukanlah sekumpulan template dan perangkat lunak dimana klien
diminta mengisi kekosongan tapi tidak tahu harus dimasukkan ke dalamnya. Klien
tersebut akan mempelajari jalan yang harus ditempuh, pertanyaan untuk diajukan,
dan kepercayaan diri untuk mengatasi masalah yang sangat sulit.

Kepner-Tregoe
dikenal sebagai “the best kept secret”. Menggunakan perbaikan proses KT Clear
Thinking telah mengurangi ribuan jam bagi individu maupun tim karena operasi
yang lebih efisien, meningkatkan produktivitas dan mengurangi biaya yang
mencapai jutaan dolar. Metode Kepner-Tregoe mendefinisikan sebuah organisasi
sebagai keseluruhan yang sama secara strategis yang didukung oleh konsultan
yang efektif yang dapat dengan cepat membuat keputusan yang mengurangi biaya dan
meningkatkan produktivitas organisasi.

Kualitas x Adopsi = Hasil!. Kepner-Tregoe
menggunakan kerangka kerja berpemilik yang telah terbukti untuk menilai
kebutuhan organisasi dan mengembangkan serta menerapkan rencana yang
memaksimalkan investasi organisasi dalam pengembangan kemampuan.

Rencana
peningkatan bisnis Kepner-Tregoe meliputi :

·       
Pemicu
dan proses alignment – menentukan kapan kemampuan tertentu
dibutuhkan dan bagaiman hal tersebut terintegrasi dalam arus kerja organisasi
saat ini.

·       
Performance
system – menyamakan tujuan, konsekuensi dan umpan balik
dengan perilaku yang baru.

·       
Pelatihan

memperkuat konsep pada pekerjaan agar bisa lebih mahir.

·       
Kepemimpinan

menentukan bagaimana kepemimpinan akan menjadi panutan dan mendukung
keterampilan baru.

·       
Norma
budaya – memahami aspek budaya mana yang mendukung
perubahan dan mana yang akan membuat perubahan yang diinginkan lebih menantang.

·       
Pengukuran
– mencari
perubahan dan pengaruhnya pada metrik inti.

·       
Knowledge
creation – membuat perencanaan bagaiman mendokumentasikan,
menyimpan, dan berbagi informasi secara sistematis.

Kepner-Tregoe
memberdayakan para pemecah masalah untuk memiliki kepercayaan diri di bawah
tekanan. Terkadang dalam menyelesaikan suatu masalah atau krisis tidak memiliki
waktu yang banyak. Sistem yang diberikan oleh Kepner-Tregoe kepada organisasi
memberikan kemampuan untuk berpikir dengan jernih dan dengan percaya diri di
bawah tekanan yang ada. Kemampuan yang digunakan agar dapat dengan cepat sampai
ke inti masalah tersebut.

Kepner-Tregoe
pernah mengatakan bahwa tempat favorit mereka adalah berdiri di samping anda. Para
konsultan dari Kepner-Tregoe dapat menyesuaikan diri dengan budaya para klien
mereka dan membenamkan diri dalam operasi klien mereka. Mereka bahkan dapat
menemukan solusi di tempat terpencil dari suatu perusahaan atau pabrik dan
mereka akan belajar sesuatu yang mungkin bisa mengubah segalanya. Para
konsultan tersebut mampu menilai situasi dari dekat dan memberi para klien data
yang dibutuhkan untuk sampai pada solusi terbaik untuk organisasi.

Proses
pembuatan keputusan dari Kepner-Tregoe adalah sebuah ide yang tidak menemukan
solusi yang sempurna tapi pilihan yang mungkin lebih baik, yang didasarkan pada
mencapai hasil dengan konsekuensi yang minimal negatif. Proses pembuatan
keputusan tersebut tidak membuat sebuah keputusan yang memihak. Kepner-Tregoe
mengatakan untuk memiliki batasan sadar dan tidak sadar sebuah prasangka yang
mengambarkan perhatian dari sebuah hasil.

Ada
empat langkah-langkah utama ketika menggunakan matrix keputusan Kepner-Tregoe :

1.     
Penilaian
situasi : digunakan untuk menjelaskan suatu situasi, berhubungan
dengan bagan atau sketsa, dan memilih direksi.

2.     
Analisis
masalah : menggambarkan masalah yang ada dan berusaha mencari
akar penyebab masalah.

3.     
Analisis
keputusan : mengedintifikasi sebuah alternatif dan
menganalisis resiko dari masing-masing keputusan.

4.     
Analisis
masalah potensial : alternatif yang paling baik adalah
memeriksa lebih lanjut terhadap masalah potensial dan konsekuensi negatif dan
melakukan gerakan untuk meminimalisir sebuah resiko.

Mengikuti
pendekata langkah demi langkah proses pembuatan keputusan dari Kepner-Tregoe
diizinkan untuk menggunakan kemampuan berpikir kritis dalam menimbang banyak
faktor yang tepat yang mungkin berbahaya dalam membuat sebuah keputusan.

Analisis keputusan
Kepner-Tregoe :

1.     
Siapkan
keputusan

Mencakup
tidak hanya hasil yang diinginkan namun juga tindakan yang dibutuhkan.

2.     
Menetapkan
:

–        
Persyaratan strategis – ‘harus dimiliki’

–        
Tujuan operasional – ‘ingin kaya’

–        
Batasan – terbatas dalam sistem

 

3.     
Tentukan
tujuan dan tetapkan bobot yang relatif

OBJEKTIF

BOBOT

Ingin A

6

Ingin B

4

Ingin C

7

Ingin D

2

 

4.     
Daftar
alternatif

Menghasilkan
banyak cara yang memungkinkan tindakan potensial semaksimal mungkin atau tidak.

5.     
Nilai
setiap alternatif

–        
Pertama, eliminasi beberapa alternatif
yang tidak sesuai dengan ‘harus dimiliki’

–        
Melalui setiapa alternatif satu demi
satu, tingkatkan alternatif tersebut masing-masing dari skala 1 sampai 10.

–        
Kemudian, perbanyak bobot tujuan dengan skor
kepuasan untuk menghasilkan nilai tertinggi.

OBJEK

BOBOT

ALTERNATIF 1
SKOR KEPUASAN

SKOR BOBOT

Ingin A

6

4

24

Ingin B

4

6

24

Ingin C

7

6

42

Ingin D

2

7

14

Jumlah skor
bobot dari alternatif 1

104

 

–        
Ulangi ini untuk alternatif yang lain

 

6.     
Pilih
dua atau tiga alternatif teratas, dan pertimbangkan masalah potensial atau efek
negatif dari masing-masing alternatif.

 

7.     
Mempertimbangkan
alternatif masing-masing terhadap semua efek nagatif

–        
Sekali lagi, beri nilai alternatif
terhadap efek samping, membuat angka untuk sebuah kemungkinan dan makna.

EFEK MERUGIKAN

KEMUNGKINAN

MAKNA

SKOR BOBOT

A

4

7

28

B

3

2

6

C

6

3

30

Rating merugikan untuk alternatif 1

64

 

8.     
Analisis
skor bobot melawan peringkat kesulitan untuk masing-masing dan pilih skor yang
paling tinggi.

9.     
Mempertimbangkan
pilihan yang menang melawan setiap konsekuensi negatif dan menyarankan sebuah
rencana tindakan untuk memperkecil efek merugikan.

 

METODE
KEPNER-TREGOE

Apa itu Metode Kepner-Tregoe?
Seringkali ada tekanan waktu dalam memecahkan sebuah masalah dan masih bisa
diperdebatkan cara yang tepat untuk memecahkan masalah ini. Metode
Kepner-Tregoe adalah model analisis masalah yang dimana masalah diputuskan dari
keputusan. Sinonim dalam bahasa inggris untuk metode pemecahan masalah ini
adalah Problem Solving and Decision Making (PSDM).

Pola pikir tradisional. Charles
Kepner dan Benjamin Tregoe mengembangkan metode kerja yang rasional di tahun
1960an yang dimana mereka meneliti dan mengidentifikasi keterampilan pemecahan
masalah orang. Berabad-abad umat manusia telah belajar untuk menghadapi
kompleksitas dan untuk mengantisipasi secara langsung hal ini. Sebagai
konsekuensinya, pola pikir tradisional menjadi bagian dari sifat manusia. Saat
memecahkan masalah orang mencari jawaban atas empat pertanyaan berikut :

1.      Apa
yang terjadi?

2.      Kenapa
ini terjadi?

3.      Bagaimana
seharusnya kita bertindak?

4.      Apa
yang akan menjadi hasil di masa depan?

Untuk
menerobos pola tradisional itu, Charles Kepner dan Benjamin Tregoe menghasilkan
empat proses rasional dimana empat pertanyaan mendasar tercermin, yaitu :

Analisis situasi. Hal
ini menjelaskan situasi permasalahan apa yang terjadi. Hal ini juga lah
penyebab sebenarnya dari masalah dan hubungan antara sebab dan hasil yang
dicari dari mengapa itu terjadi.

Analisis keputusan.
Berdasarkan kriteria pengambilan keputusan, pilihan dibuat untuk sampai masalah
potensial (bagaimana seharusnya kita bertindak).

Analisis masalah potensial. Masalah
potensial di masa yang akan datang di antisipasi dan mengembangkan tindakan
pencegahan (apa hasilnya).

Perbedaan. Menurut metode dari Kepner-Tregoe, tugas yang
berbeda melibatkan masalah yang berbeda juga, yang pada gilirannya memerlukan
pendekatan yang berbeda. Analisis situasi ini akan memperjelas perbedaan dalam
semua proses ini dan akibatnya akan memungkinkan untuk mencari solusi yang
tepat. Analisis situasi akan memberi wawasan tentang kebutuhan dan prioritas
berbagai tugas. Bila sudah jelas tugas yang harus diprioritaskan persiapan
dapat dibuat untuk masalah potensial. Dengan menggunakan analisis masalah yang
tepat, sebuah proses akan dibuat untuk mencegah masalah yang ada di masa depan
atau dalam keadaan darurat untuk membatasi kerusakan.

x

Hi!
I'm Mack!

Would you like to get a custom essay? How about receiving a customized one?

Check it out